71 : Into The Fire

skintani August 18, 2013 0

Lagi asik berkutat dengan joomla, ternyata di NET tayang kembali another movie korean, lagi puyeng-puyengnye ngutak-ngatik akhirnya gue tinggalin deh acara ngoprek, buat nonton film yang satu ini, soalnya baru liat bagian awalnya aje ude bikin gue ngelirik terus, movie warrrrrr Sob, salah satu genre film yang paling gue suka. Ok deh langsung aje ke riview-nya.

Film yang selesai produksi di awal tahun 2010 ini, ternyata cukup berisi dengan pesan-pesan nasionalis yang cukup kuat, untuk memperjuangkan tanah kelahiran, tidak hanya itu pesan-pesan yang sarat dengan moticasipun menjadi bumbu yang manis dari film ini. Berlatar belakang perang antara Korea Selatan dan Korea Utara pada tahun 1950, film yang mengisahkan tentang 71 pelajar yang harus menjadi tentara untuk mempertahankan sebuah gedung sekolahan di wilayah Pohang yang cukup strategis dan memang menjadi sasaran musuh-musuhnya, ini layak untuk menjadi tontonan dan bahkan koleksi untuk para kolektor movie khususnya yang bergenre perang.

Ada 4 Tokoh yang menjadi inti dari cerita ini, mereka adalah:

Oh Jang Beom (TOP/ Choi Seung Hyun)

Seorang Pelajar yang menjadi sukarelawan perang, awalnya Jang Beom menjadi pembawa amunisi untuk para tentara, sebagai seorang anak muda Jang Beom pun sangat takut saat berada di medan perang, saat akhirnya ia dan pasukan Korea Selatan mundur dari medan pertempuran karena desakan tentara Korea Utara yang cukup militan, membawa Jang Beom ke sebuah gedung sekolah yang di jadikan markas straregis oleh Kor-Sel di wilayah Pohang, di sinilah titik awal Jang Beom yang seorang pemuda pendiam di tunjuk untuk menjadi Pemimpin dari 70 tentara pelajar lainnya, dan di percayakan untuk menjaga markas tersebut agar tidak di rebut oleh pasukan Kor-Ut. Disinilah permainan emosi mulai terasa, bagaimana kepemimpinannya tidak begitu di anggap oleh Gu Kap Jo (Kwon Sang Woo) dan kedua temannya, tetapi pesan dari kapten Kang Seok Dae (Kim Seung Woo) “Jika engkau memimpin dengan tulus, mereka akan menuruti perkataanmu” kalimat ini yang membuat si pendiam Jang Beom menjadi seorang pemimpin yang cukup membuat tentara Kor-Ut kesulitan untuk menembus gedung sekolah dan sampai akhirnya berhasil mempertahankan gedung tersebut walau harus mengorbankan nyawanya.

Gu Kap Jo (Kwon Sang Woo)

Seorang pemuda miskin yang tidak bisa bersekolah dan menjadi seorang penjahat, yang pada akhirnya tergabung juga dalam pasukan tentara pelajar di bawah pimpinan Jang Beom, dengan kedua orang temannya. Mereka bertiga tidak menyukai Jang Beom menjadi pimpinan dan mereka selalu melawan perintah yang di keluarkan oleh Jang Beom, konflik internal pun terjadi di antara mereka, sebetulnya Kap Jo sangat ingin berperang untuk membalas kematian keluarganya. Saat detik-detik penyerangan musuh ke markas mereka, Kap Jo memutuskan untuk meninggalkan pasukan tentara, namun dalam perjalanan mereka bertemu dengan mobil tentara musuh membawa persenjataan yang terjebak ban mobilnya, dan akhirnya mobil itu di rebut oleh Kap Jo, yang akhirnya membawa Kap Jo kembali bergabung dengan tentara pelajar untuk bertempur bersama mempertahankan markas mereka. Kap Jo dan Jang Beom berperang mempertahankan tempat tersebut sampai titik darah penghabisan, di sini terlihat bagaimana mereka justru saling bantu membantu berjuang bersama menjaga markas yang di percayakan kepada mereka, walau akhirnya mereka harus kehilangan nyawanya.

Park Mu Rang (Cha Seung Won)

Jendral dari pasukan Korea Utara sifatnya yang dingin membuat perintah-perintahnya selalu di ikuti oleh pasukannya, orangnya gigih tidak ada satupun rintangan yang dapat menghalangi dia untuk dapat merebut  wilayah Pohang dimana para tentara pelajar berjaga-jaga disana, saat sebelum tentara Korea Utara di bawah pimpinan Park Mu Rang, Jang Beom di datangi oleh Mu Rang yang menginginkan para tentara pelajar untuk menyerah, tetapi justru harus menelan pil pahit karena permintaan-nya justru di tantang oleh Jang Beom. Akhirnya tepat jam 12.00 siang pasukan Korea Utara bersiap untuk merebut markas tersebut, dan di sambut dengan perlawanan yang sengit oleh tentara pelajar. 71 tentara pelajar yang tidak memiliki pengalaman dalam bertempur bahkan belum mendapatkan pelatihan secara khusus dapat menahan serangan tentara Korea Utara membuat Mu Rang semakin menggebu untuk menghabiskan semua tentara pelajar di bawah pimpinan Jang Beom tersebut. Yang akhirnya juga menewaskan Mu Rang dalam pertempuran tersebut.

Kang Seok Dae (Kim Seung Woo)

Jendral Korea Selatan yang mempercayakan markasa di Pohang kepada Jang Beom, Seok Dae dan seluruh pasukan yang ada harus meninggalkan Pohang untuk membantu pertempuran di tempat lain, saat mempercayakan Pohang dia berjanji akan kembali jika terjadi serangan musuh ke Pohang, Seok Dae seorang jendral yang sangat bertanggung jawab atas keselamatan para tentaranya, terbukti di saat Pohang akan di serang dia berusaha untuk kembali ke Pohang dan membantu para tentara pelajar, walau dengan hanya membawa 10 tentara saja dia berusaha untuk meyakinkan atasannya untuk kembali membantu mempertahankan Pohang.

Keempat tokoh diatas yang menjadi sorotan dari film ini membuat cerita yang berbau nasionalis, memang layak untuk di tonton walau ending dari film ini tidak begitu hepi, tapi jalan cerita dari film ini akan mengingatkan kita seberapa besarkah rasa nasionalis kita kepada negara kita sendiri? Cukup bagus film perang yang satu ini dimana juga ada bumbu komedi ala Korea yang juga bisa bikin kita tertawa hehehe saat kekonyolan salah satu tentara pelajar memainkan sebuah granat, dan di detik-detik akhir bagaimana mereka salah mengarahkan mortir sampai hampir mencelakakan pasukan mereka sendiri, dan juga aksi-aksi herois yang membuat film ini menjadi tambah asik di tonton.

Gak berasa saat gue angkat gelas dan ….. kopi gue ude habis

Comments are closed.